Terbius Nafsu Seorang Janda Binal

Kamis, Maret 24th, 2016 - Koleksi Cerita, Tante Setengah Baya
cerita dewasa

Sudah menginjak usia 35 tahun namun aku belum menikah juga karena aku masih teringat dengan mantan tunanganku yang begitu setia dan baik padaku. Namun akhirnya dia menghianati aku tanpa aku duga sebelumnya, demi laki-laki yang lebih dari segi materi di bandingkan aku. Padahal hampir 4 tahun aku menghabiskan waktu berpacaran sampai memutuskan untuk bertunangan.

Namaku Johan sedangkan tunangan yang tidak dapat aku lupakan itu adalah santi, bersamanya aku sering melakukan adegan seperti dalam cerita dewasa tapi entah kenapa dia tega melakukan hal itu. Meskipun aku tahu kalau dia di pengaruhi oleh kedua orang tuanya untuk meninggalkan aku yang hanya pegawai biasa di sebuah kantor swasta sedangkan calon suaminya adalah seorang manajer.

Nafsu Janda Binal

Akhirnya akupun hanya bisa pasrah menerima keputusan itu, namun hingga lebih dari dua tahun lamanya aku belum juga bisa melupakan Santi. Dan aku sempat frustasi juga di buatnya hingga pernah sekali aku mencoba untuk mengakhiri kehidupanku tapi berkat kedua orang tuaku aku bisa selamat dan dorongan dari mereka yang memberiku peluang untuk bangkit kembali.

Selama ini juga aku tidak lagi memikirkan untuk melakukan hubungan intim layaknya dalam cerita dewasa, karena aku masih trauma untuk menjalin suatu hubungan dengan seorang wanita. Bahkan berkali-kali pula orang tuaku dan juga kakak perempuanku memperkenalkan aku pada seorang wanita yang mereka anggap cocok untuk menjadi pendampingku.

Tapi aku mundur teratur begitu wanita itu mendekat, sampai akhirnya kebutuhanku soal sex akhirnya datang juga. Kini hampir setiap hari aku selalu menginginkan untuk berhubungan intim mungkin aku terpengaruh oleh cerita dewasa yang aku baca. Tapi aku masih belum memiliki seseorang yang menarik hatiku juga, dan aku tidak terbiasa melakukan hubungan intim dengan wanita yang tidak aku suka.

Karena menurutku jika akan berhubungan intim bukan hanya tubuh tapi seluruh ragapun harus ikut tersentuh. Sampai akhirnya aku bertemu dengan seorang wanita di sebuah cafe, pertama kali bertatapan muka dia langsung menyunggingkan senyum padaku dan entah kenapa akupun langsung membalasnya padahal jarang banget bahkan tidak lagi aku langsung merespon seorang wanita.

Singkatnya akupun lebih dekat lagi dengan wanita itu, dia bernama Puji seorang wanita jawa asli dan yang bikin aku suka padanya. Selain dia cantik dia juga tidak menutupi identitasnya sebagai seorang janda, awalnya dia begitu pasif tapi lama kelamaan dia memperlihatkan sikap aslinya. Ternyata Puji seorang janda binal karena itu tidak butuh waktu lama untukku melakukan adegan layakanya cerita dewasa.

Karena kami memang sering melakukan pertemuan baik di luar maupun di rumah Puji, seperti hari ini aku hendak pergi ke rumahnya. Karena memang sudah janjian mulai dari kemaren dan akupun berangkat dari rumah agak pagi karena hari ini kebetulan hari minggu. Sampai akhirnya akupun sampai di rumah Puji dan aku lihat dia memang sudah menunggu kedatanganku.

Akupun masuk dan duduk di ruang tamunya, Puji masih masuk kedalam rumahnya dan dia keluar dengan membawakan cemilan dan juga minuman. kamipun mengobrol santai apalagi di rumah Puji aku lihat tidak ada orang sama sekali dan dia bilang kalau rumah ini adalah peninggalan suaminya setelah mereka resmi bercerai dan dengan rela memberikan pada Puji.

Awalnya aku tidak percaya bagaiamana mungkin seorang pria yang telah menceraikannya, masih memberinya sebuah rumah. Puji tertawa dan berkata ” Ya.. iyalah mas.. orang dia menceraikan aku karena ketahuan istrinya … ” Dia masih ingin menjelaskan sesuatu ” Kamu tahu kalau sebenarnya aku adalah istri.. ” Akupun buru-buru memotongnya ” Sudah nggak usah kamu teruskan.. ” Kataku.

Saat itulah Puji merebahkan kepalanya pada pundakku dan akupun membelai lembut dia. Kamipun sama-sama terhanyut dalam pikiran masing-masing hingga akhirnya aku di kejutka oleh ciuman Puji tapi aku langsung membalasnya dengan lebih mesra lagi ” Ooouuggghh… aaaaggggghh… eeeuummpphh… mas.. Jo.. han… aaaggghhh… ” Rupanya dia sudah sange dari tadi.

Karena belum apa-apa saja Puji sudah begitu kerasnya mendesah, kemudian aku mengulum bibirnya dalam mulutku sambil terus menggerayangi lekuk tubuhnya yang semakin membuat Puji kelimpungan. Diapun melepas pakaianya sendiri sehingga dengan leluasa aku dapat menikmati lekuk tubuh bugilnya yang begitu mulus dan masih kelihatan begitu seksi meskipun dia seorang janda.

Tanpa memikirkan apapun lagi kami akhirnya saling bergumul untuk melakukan adegan seperti dalam cerita dewasa. Aku remas tetek Puji yang kelihatan menngoda diapun mendesah menikmati remasan tanganku ” Ooooouuuuuggghhhhh…. oooouuuggggghhhh…. aaaaaaaaaggggghhh…. aaaggghhh… ” Desahku juga menikmati empuknya tetek gede Puji diapun menggeliat manja.

Kemudian perlahan aku masukkan kontolku pada lubag memeknya, awalnya agak sulit tapi aku paksa juga dan kontolkupun dapat menerobos masuk dalam memeknya. Puji menggelinjang ” Ooouuuggghhh… aaaggghhhh.. terus… sa…yang… aaaaaagggggggghhhhh… aaagggghh….. aaaggghhh… ” Desah Puji yang membuat aku semakin panas di buatnya dan semakin cepat juga aku bergoyang.

Puji begitu pintar mengimbangi permainanku dengan pantat yang dia goyang, dapat juga memberikan efek yang dapat memberikan kepuasan padaku. Dan akupun semakin cepat menggoyang pinggulku ” Ooouuugggghhhhh… aaaaaggggghhhh…… aaagggghhh… aaaaaaggggghhh… aku.. nggak.. ta..han… mas… aaggghhh… ” Akupun tidak tahan lagi melakukan goyangan pinggulku.

Sampai akhirnya aku semakin cepat bahkan membuat aku juga mengerang bersamaan dengan Puji layaknya pemain dalam cerita dewasa ” OOoouuuuuggghh… aaaaaagggghhh…. aaaaaggghhhh… aku.. pu… as… sa..yang… ” Teriakku di kala tumpah seluruh spermaku pada lubang kemaluan Puji, diapun membalasnya dengan menciumku begitu hangat dan mesranya.

Terbius Nafsu Seorang Janda Binal | ceritablue | 4.5