Teganya Suamiku Menjual Kehormatanku

Sabtu, Maret 12th, 2016 - Daun Muda, Koleksi Cerita
cerita dewasa

Ini adalah kisah nyata bagiku dan hanya disini aku bisa mengungkapkan semua. Namaku Mita seorang wanita yang sudah berkeluarga namun aku tidak memiliki seorang anak karena permintaan suamiku untuk aku menjadga bentuk tubuhku, awlnya dia bilang kalau dia menginginkan seorang istri yang bertubuh seksi bukan hanya cantik dan akupun mengikuti permintaannya. Diapun begitu romantis ketika kami melakukan adegan cerita sex.

Selama ini aku memang tidak bekerja dan hanya dia yang pergi bekerja. Setiap pagi suamiku berangkat kerja dan seperti biasa sore hari pulang. Tapi terkadang dia pergi lagi pada malam harinya terkadang sampai subuh baru datang lagi, dan tidak jarang juga dia minta jatah berhubungan intim layaknya dalam cerita sex, hingga menginjak pernikahan satu tahun setengah aku belum tahu juga pekerjaan suamiku mas Bima biasa aku memanggilnya.

Teganya Suamiku

Dia seorang laki-laki ganteng dan juga tangkas dengan tubuhnya yang proposional dia terlihat begitu gagah di usianya yang saat ini menginjak 35 tahun. Sedangkan aku 24 tahun kami begitu bahagia selama kurun waktu yang hampir dua thun pernikahan ini, bahkan suamiku sudah memiliki sebuah rumah yang telah kami tempati saat ini. Dan keluarganya memang berada di kampung.

Bahkan saat pernikahan kami hanya ibunya saja yang menghadiri, karena mas Bima mengaku kalau ayahnya sudah lama meninggal. Namun itu sudah cukup bagiku karena dia sudah memperlihatkan kalau dia bertanggung jawab dengan menikahiku apalagi keluargaku memang termasuk keluarga yang kurang mampu dengan menikahkan aku dengan seseorang yang bertanggung kjawab mereka sudah bahagia.

Tapi lambat laum suamiku memperlihatkan sikap yang kurang baik kurasa. Setiap ada keluargaku yang datang kerumah dia memperlihatkan sikap kurang suka dan hal itu membuat keluargaku tidak lagi main kerumah, sebenarnya aku juga merasa sedih tapi mau gimana lagi ini rumahnya dan aku hanya menumpang di rumah yang dia beli sendiri karena akupun tidak pernah bekerja selama ini.

Hingga akhirnya sikap suamiku benar-benar berubah sembilan puluh persen padaku, dia lebih sering pulang malam dan mabuk-mabukkan pula. Aku sudah mencoba menasehatinya tapi yang ada dia marah dan tidak segan-segan bersikap kasar padakku dan aku hanya bisa menangis namun sikapnya sudah melebihi batas tiap dia datang hanya marah dan melakukan adegan layaknya dalam cerita sex padakku.

Setelah itu dia bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Dan hal itu sudah berlangsung hampir 5 bulan namanya, pernah suatu hari aku mendengar orang yang berteriak teriak di ruang tamu, aku tidak berani keluar dan hanya mengintip saja ternyata dari yang aku dengar mas Bima mempunyai sejumlah hutang pada mereka dan dia belum melunasi juga.

Karena beberapa kali juga mereka datang kerumah akhirnya merekapun melihatku yang saat itu sedang duduk di ruang tamu. Tiba-tiba mereka mendobrak pintu dan aku sempat berteriak tapi salah satu dari mereka ada yang mengancamku bahkan mereka bilang pada suamiku ” Kalau kamu memang nggak mampu bayar kamu bayar saja pakai istrimu ….. ” Ancam orang itu dan aku takut kala itu.

Kemudia mereka pergi saat itu juga aku berlari mengahmpiri suamiku yang saat itu terluka di bagian wajahnya karena orang-orang tadi. Hampir dua hari suamiku tidak datang kerumah sampai akhirnya pada suatu malam dia datang dengan muka bersinar dia mengajakku makan malam bareng, akupun senang malam itu segera aku merapikan diri memakai gaun malam dan menghias diriku.

Suamiku membawaku kesebuah restoran sebuah hotel berbintang, sampai di sana kamipun makan malam romantis. Aku lihat sikapnya begitu lembut malam ini, dan aku mengira kalau dia sudah menyesal dengan perbutannya. Dan setelah selesai makan malam dia mengajakku masuk kedalam salah satu kamar hotel disana, karena suamiku sudah pernah melakukan hal ini aku tidak curiga sama sekali.

Tapi begitu aku masuk dia langsung pergi dan meningglkan aku sendirian di sana, setelah aku mencoba membuka pintu kamar hotel sudah tidak bisa lagi. Akupun hanya bisa menangis di dekat pintu itu karena sudah dapat mengerti apa yang akan di lakukan suamiku dan benar saja ternyata di dalam kamar itu sudah ada seorang pria yang sudah duduk di atas tempat tidur.

Dia mendekatiku yang menagis sesenggukan dengan tangan kekarnya dia mengangkat tubuhku yang terkulai lemas di depan pintu ” Suami kamu tidak bisa membayar hutangn ya padaku.. dan aku lihat kamu begitu cantik dan sepadan untuk uang ratusan juta itu.. jadi kamu harus memuaskan aku…. ” Aku masih sempat melihatnya dia laki-laki dewasa paling tidak umurnya sudah 50 tahunan.

Tapi masih nampak ketampanan wajahnya karena gayanya yang parlente, dia menganagkat tubuhku kemudian dia cium wajahku. Aku langsung membuang mukaku apalagi tidak pernah sekalipun aku di cium oleh orang yang berkumis, dia semakin buas mencium wajahku dan juga mencium leherku dengan buasnya bahkan dia tarik bauju ketika hendak melepasnya.

Saat itu aku ingat jika bajuku robek bagaimana nanti aku harus keluar dari hotel ini, dengan berat hati akupun membuka bajuku sendiri terlihat wajahnya tersenyum puas melihat bentuk tubuhku dan diapun menmbuka bajunya sendiri, setelah semua terbuka dengan kasarnya dia menghempaskan tubuhku pada tempat tidur di sana dan akupun hanya bisa meringis kesakitan ketika dia memasukkan kontolnya dengan kasar.

Pada memekku yang saat itu sudah terbuka dengan lebarnya pahaku. Kemudian orang itu bergerak cepat di atas tubuhku rupanya dia memang sudah kepingin melakukan adegan layaknya dalam cerita sex ini mulai dari tadi. Ketika dia bergoyang di atas tubuhku akupun mendesah karena kontolnya benar-benar lebih besar lagi dari kontol suamiku yang bisa melakukannya bersamaku.

Aku tidak berani menatap wajahnya karena itu aku memejamkan mata sambil mendesah ” Ooooouuuuggghh… oooouuugggghhhhh… ooooooouuuuugggggghhh…….. aaaggggghhh… ” Desahanku terdengar layaknya orang yang begitu menikamtai permainan sex ini, padahal aku muak berada di bawah tubuh besar ini. Aku ingin segera bangun dari tempat ini tapi bagaimana caranya, akhirnya akupun pasrah.

Sampai akhirnya dia mengejang dan mengakhiri adegan cerita sex ini ” Ooouugghh… kamu bikin aku cepat puas sayang… ” Katanya begitu parau dan terkulai di atas tubuhku, sedangkan aku ahnya bisa menahan nafasku berada di bawah tubuhnya yang tambun. Sekali lagi aku menitikkan air mata karena tidak menyangkan kalau suamiku sanggup melakukan hal ini padaku.

Teganya Suamiku Menjual Kehormatanku | ceritablue | 4.5