Tante Girang Lagi Sange

Senin, Maret 7th, 2016 - Koleksi Cerita, Tante Setengah Baya
cerita dewasa

Awalnya aku tidak mengenal tante Widya karena dia baru pindah ke lingkungan kami. Namun aku tidak dapat menampik pesona yang di berikan oleh tante Widya pada lingkungan ini terutama bagi para laki-laki yang ada di sini, karena di tempat tongkronganku selalu tante Widya yang selalu menjadi sorotan ataupun bahan perbincangan mulai dari tubuhnya yang seksi sampai wajahnya yang cantik.

Banyak orang yang memanggilku Bagas, dan aku salah satu cowok yang sering nongkrong di pos keamanan. Di sana hampir setiap malam selalu menjadi tempat buat nongkrong muda sampai yang sudah tua sekalipun, sambil bermain catur atau kartu mereka sering membahas tante Widya yang selalu memberikan senyuman manisnya pada setiap cowok yang selalu menyapanya.

Dia memang pantas di juluki si seksi karena tubuhnya layak menjadi pemain dalam cerita ngentot, dan akupun sering melihat dia memakai pakaian mini setiap dia berada di teras rumahnya, karena memang tante Widya tinggal seorang diri. Dan aku dengar juga dia baru saja di tinggal mati oleh suaminya yang memang sudah berusia lanjut dan mewariskan harta yang cukup banyak padanya.

Tante Sange

Seperti hari itu aku menemui tante Widya selepas pulang dari sekolah. Karena tadi pagi dia bilang kalau aku harus ke rumahnya, sampai disana aku tidak perlu memanggil nama tante Widya karena aku tahu kalau  harus pergi kebelakang karena dia biasanya dia berada di belakang yang juga ada terasnya. tapi sampai di belakang aku juga tidak menemukannya.

Karena aku melihat pintu rumahnya tidak tertutup akupun masuk dalam kamar tante Widya. Dan baru setengah melangkah di ruang tengahnya aku sudah dapat mendengar desahan tante Widya aku yakin kalau dia lagi bersama seseorang di dalam kamarnya, dengan mengendap akupun masuk dalam kamarnya namun betapa aku keget karena tante Widya sedang sendirian.

Namun setelah melihat lebih jelas ternyata tante Widya sedang duduk mengangkang sambil terus dia memegang sesuatu, dan ternyata setelah aku lihat dia menggunakan alat seks yang dia letakkan pada memeknya. Terlihat tante Widya begitu sange saat itu diapejamkan matanya sambil memelet bibirnya sendiri, rupanya kala itu dia lagi sange seperti dalam cerita ngentot.

Aku hanya terdiam sambil terus melihat aksinya terbesit untuk menghampirinya waktu itu, tapi melihat tante Widya lagi sange aku hanya bisa melihatnya dari balik pintu yang tidak tertutup sepenuhnya. Tapi meskipun hanya melihatnya akhirnya hal itu juga dapat memberi respon pada kontollku karena saat itu juga kontolku sudah berdiri dengan tegaknya.

Karena sudah lama aku hanya mengintipnya akhirnya akupun mundur dari balik pintu itu, tapi tiba-tiba lenganku menyenggol vas bunga yang ada di sebelah pintu kamar tante Widya. Lalu aku mendengar dia memanggil namaku ” Bagas tante tau kalau kamu di sana… ayo masuk sayang… ” Katanya akupun masuk dalam kamarnya dan melihat dia sudah berdiri.

sambil melepas pakaian yang menempel pada tubuhnya, dia mendekat padaku sambil berkata ” Ayo Bagas… mendekat sama tante… tante tau kamu sering melirik dan mencuri pandang sama tante…….” Diapun sudah berada di sampingku dan kembali berkata ” Lakukan sesuka kamu Bagas ayo sayang…. ” Tante Widya menarik tanganku hingga akupun jatuh kepelukannya.

Akhirnya kamipun sudah berada di tempat tidur tante Widya. Dia langsung melorotkan celanaku dan ketika terlihat kontolku diapun langsung melumatnya bahkan dengan lembutnya dia mengulum kontolku dengan buasnya, akupun mendesah ” Oooouuuggghh.. tante…. aaaagggghhhhh…. oooouuggghh…. ” Kataku saking nikmatnya di perlakukan seperti itu oleh tante Widya.

Aku terus mendesah mendapat perlakuan seperti itu bahkan aku menjambak lembut rambut tante Widya yang terurai panjang. Dengan lembut aku belai namun ketika kontolku mendapat kuluman liar akupun menggunakan rambut tante Widya untuk menjambakanya dan tante kembali mengulum dengan lembut kontolku sama persis dengan adegan layaknya dalam cerita ngentot yang sering aku baca.

Tanganku meraba tetek tante Widya yang menggantung dengan indahnya, bahkan aku sengaja meremasnya dengan gemas. Diapun mendesah keras atau lebih tepatnya dia mengerang ” Oouuww… aaaggghh.. aaaaggghh…. cukup Bagas… ooouuggghhh… aaaagggghhh… ” terdengar tante Widya masih terdengar parau desahannya mungkin karena aku terlalu keras meremas teteknya.

Akhirnya akupun merebahkan tubuh tante Widya tanpa harus mendengar perintahnya, dan aku lihat tante Widya tersenyum penuh arti rupanya dia tahu kalau aku sudah tidak tahan lagi ingin segera melakukan adegan cerita ngentot. Diapun melebarkan pahanya memberi kesempatan untuk kontolku gampang menerobos masuk kedalam lubang memeknya perlahan akupun memasukkan kontolku.

Dapat aku rasakan kalau kontolku dengan gampangnya dapat menerobos memek tante Widya, akhirnya akupun bergoyang layaknya pemain dalam cerita ngentot. Aku keras serta begitu cepat menggoyang pinggulku ” Oooouuugggghhhh… oooouuugggghhh… ooouuuugghhh…. oooouuuggghh…. aaaaagggghh… Bagas… aaaagggghhh…. ” Terdengar desahan panjang tante Widya.

Rupanya karena dia memang sudah sange dari tadi akupun merasakan becek dalam memeknya, saat itu juga aku semakin keras menggoyang tubuhnya dan tidak berapa lama kemudian akupun mengerang ” Ooouuuggghh.. tante… aaaagghhh Bagas.. juga… aaaaaggghhhh… ” Tumpah lendir kentalku memenuhi memek tante Widya yang dengan eratnya memeluk tubuhkku yang terkulai di atasnya.

Tante Girang Lagi Sange | ceritablue | 4.5