Selingkuh Dengan Pacar Temanku

Jumat, Maret 4th, 2016 - Cerita Sex Selingkuh, Koleksi Cerita
cerita dewasa

Namaku Jenni seorang wanita yang sudah beranjak dewasa, dengan usia 24 tahun saat ini aku sudah bekerja di sebuah perusahaan swasta. Namun hingga saat ini aku belum juga mendapatkan seorang cowok yang bisa mengisi hari-hariku, padahal wajahku tidak jelek-jelek amat bahkan aku terlihat lebih cantik jika memakai baju kantor. Karena dapat memperlihatkan bentuk tubuh seksiku.

Tapi memang aku di kenal dengan sikap egoisku, bahkan tidak jarang aku menghina seorang pria yang aku anggap kurang menarik. Mungkin karena hal itu banyak cowok yang enggan mendekat padaku apalagi ingin menjalin hubungan denganku, padahal aku juga ingin melakukan adegan seperti dalam cerita sex yang sering aku baca dan sering juga aku lamunkan hal itu.

Selingkuh Dengan Teman

Sebenarnya aku pernah menjalin hubungan dengan seorang cowok ketika aku masih kuliah dulu, namun sebelum melakukan hal seperti dalam cerita sex kami sudah putus hubungan. Lalu dia selingkuh dengan sahabatku sendiri, betapa terpuruknya aku saat itu karena aku benar-benar tidak percaya kalau sahabat yang sudah aku anggap saudara tega berbuat hal itu padaku.

Karena hal itu juga aku sendiri kini kepingin melakukan hal yang sama pada sahabatku, karena hal itu aku menjadi tidak begitu terlalu dekat ataupun mudah percaya pada seorang teman ataupun yang di namakn sahabat. Hingga akhirnya aku melakukan hal itu juga, pada suatu ketika aku jalan bareng dengan Anton teman satu kantorku dan juga pacar temanku sendiri Tika namanya.

Selama ini aku memang mencoba mendekati Anton tapi dengan cara backstreet, karena aku tidak mau kalau sampai ketahuan yang lain. Dasar laki-laki Anton mau saja membalas godaanku, padahal jelas-jelas aku teman dari pacarnya. Namun dia terpikat padaku, semuanya berawal ketika ada acara kemping yang di adakan kantor. Dan acara itu berlangsung hingga 3 hari lamanya.

Seperti membuka kesempatan Tika tidak ikut acara tersebut. Dari yang aku dengar dia ada acara keluarga, jadilah kami berangkat tanpa Tika. Dan aku sempat melirik Anton ketika dia masuk dalam bus pariwisata yang kami tumpangi. Diapun menganggukan kepala padaku sambil tersenyum aku hanya memblasa senuyumannya tanpa harus mendekat padanya untuk tidak membuat curiga yang lain.

Setelah dua hari berada di tempat kemping tersebut akhirnya aku mendapat kesempatan berduaan dengan Anton, dia sedang duduk sendirian di depan tendanya sendiri. Aku yang saat itu melewati tendanya dengan temanku Fina, akhirnya menemaninya karena Anton berpura-pura menanyakan Tika padaku. Tanpa membuat teman-teman kami curiga akhirnya Anton mengajakku untuk jalan bareng.

Dengan alasan pergi ke bawah bukit tempat kami kemping untuk membeli sesuatu. Kamipun pergi berduaan dan ternyata Anton tidak membawaku ke sebuah toko, tapi dia masuk ke sebuah rumah yang ada di tempat itu, ternyata rumah itu salah satu rumah yang di jadikan tempat penginapan dan tidak semua orang mengetahuinya karena tempat itu benar-benar agak jauh dari tempat kemping kami.

Sampai di dalam rumah itu, kami masuk di salah satu kamar yang ada di sana. Tanpa melakukan sesuatu yang lain lagi langsung saja Anton memeluk tubuhku dan menciumi seluruh wajahku dengan buasnya, bahkan dia langsung meremas kedua toketku dan hal itu benar-benar membuatku meliukan badan karena begitu nikmatnya remasan tangan Anton padaku.

sambil terus mendesah karena aku begitu menikmatinya, dan terasa hangat tangannya ketika dia menyentuh tetekku tanpa lagi di luar bajuku. Dia lepas bajuku satu persatu bahkan dia langsung melunat tetekku saat itu juga ” Ooouuuuwww… oooouuggghhh… ooouugghh.. Anton…. uuugghhhh….. ” Desahku karena begitu menikmati remasan tangan Anton.

kemudian diapun membuka bajunya juga, setelah itu dia langsung menindih tubuhku. Aku merasakan kalau kontolnya sudah berdiri dari tadi, dengan seklai tusukan kontolnya dapat langsung menancap pada memekku ” Ooouugghhh… nik.. mat… sa… yang… aaaaaagggghh…… aaaaaaggggghhhhh….. aaaaaaaaggggghhhhhhhhhhhh……. ” Sambil terus kuputar-putar pantatku.

Kulihat Anton begitu semangat menggoyang pinggulnya, dan akupun mengerti ketika dia bilang ” Aaaaagghh… ooouuuggghh… Jen… aku.. cepetin ya… say… aaaaghh.. biar.. nggak ada yang… curiga kalau.. lama-lama… aaaaaggghhh… ” Aku mengangguk tanpa bisa menjawab kata-katanya, dan hanya bisa mendesah sambil terus menikmati goyangan pinggul Anton.

Semakin lama Anton semakin mempercepat goyangannya pada memekku hingga tidak berapa lama kemudian, Heeeeppppsss aaaaghhhhh terlihat Anton mengejang dan menumpahkan sepermanya pada lubang mememku, sungguh sepertyi layaknya dalam cerita sex dan aku merasa puas meskipun hanya sebentar kurasa. Begitu juga dengan Anton dia tersenyum meskipun tubuhnya sudah penuh dengan keringat.

Selingkuh Dengan Pacar Temanku | ceritablue | 4.5