Ngentot Kontol Supervisor Ganteng

Senin, April 4th, 2016 - Daun Muda, Koleksi Cerita
cerita dewasa

Selina adalah nama panggilanku aku seorang gadis keturunan Jawa Medan karena itu aku begitu terlihat manis dan juga ayu. Banyak pria yang sering menggodaku setiap kali aku lewat depan mereka, karena aku bekerja di sebuah pabrik sepatu ternama di kota Pahlawan ini. Namun hingga usiaku menginjak 22 tahun aku belum pernah berpacaran apalagi melakukan hubungan intim layaknya dalam cerita dewasa.

Semasa sekolah dulu akupun belum pernah menjalin hubungan karena bagiku tidak penting juga melakukan hubungan yang tidak serius itu. Yang ada mereka hanya membiacrakan tentang hubungan seks di luar nikah atapun yang ada di dalam cerita dewasa. Namun bagiku dapat sekolah dan akhirnya bisa bekerja itu saja sudah cukup karena aku ingin membantu perekonomian keluargaku.

Ngentot Supervisor

Karena aku merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dimana adik-adikku masih sekolah. Sedangkan ibuku juga bekerja sebagai buruh serabutan dan ayahku mepunyai usaha tambal ban, jadi kami hidup serba kekurangan karena tidak pasti juga penghasilan mereka, jadi sebagai anak teruaa aku harus membantu mereka meskipun ada seorang laki-laki tetangga kami yang melamar aku untuk di jadikan istrinya tapi aku tidak mau.

Sedangkan kedua orang tuaku tidak memaksakan aku juga karena merekapun tahu kalau aku begitu ingin membantu perekonomian mereka. Meski agak berat akhirnya ibuku mau mengerti karena memang hanya dia yang menginginkan aku untuk segera menikah. Dan akupun mengerti perasaan ibuku tapi aku sudah bertekad untuk membantu orang tuaku dari pada aku harus menikah.

Karena jika sudah menikah aku yakin tidak akan bisa membantu kedua orang tuaku, di pabrik aku di kenal sebagai pribadi yang pemalu karena itu aku hanya terdiam bahkan tidak membalas setiap ada laki-laki yang menyatakan cinta padaku. Tapi aku menolak mereka dengan lembut aku ceritakan alasan sebenarnya aku bekerja bukan untuk cari pengalaman saja tapi karena keluargaku.

Hingga akhirnya aku melihat mereka satu persatu mundur dengan sikap dinginku. Tapi akhirnya akupun tertarik pada seorang pria yang tidak dapat kuraih jika di lihat dari status kami. Dia salah satu supervisor pabrik kami dan aku tahu dia sudah berkeluarga juga, tapi sikap dan pandangan matanya yang membuatku tidak bisa melupakannya apalagi dia selalu bersikap baik padaku.

Namanya pak Bagus dia laki-laki yang sudah berusia 35 tahun sedangkan aku masih 22 tahun tapi entah kenapa aku sangat suka jika dia menatapku serta memberikan perhatian lebih padaku. Sampai akhirnya hal itu terjadi, aku mau menerima cintanya ketika dia dengan terus terang menyatakan cinta padaku, yang membuat aku lebih tertarik padanya karena diapun berterus terang kalau sudah memiliki seorang istri.

Tanpa berpikir panjang aku menerima cintanya, bagai seseorang yang baru pertama kali jatuh cinta. Aku sering membayangkan wajah pak bagus serta terkadang pikirankiu juga sering melamunkan kami melakukan adegana sepertri dalam cerita dewasa. Karena meskipun aku tidak ada pengalaman tentang hal itu tapi aku pernah juga membukanya di dalam situs cerita dewasa.

Hubungan gelap kami sudah berlangsung hampir dua bulan, dan selama ini juga kami begitu pintar menyembunyikan dari semuanya. Karena di pabrik pak Bagus bersikap biasa jika melihatku tapi kami hanya melakukan via telpon tapi tidak mengurangi kemesraan hubungan kami meskipun tanpa melakukan hubungan intim layaknya adegan dalam cerita dewasa yang sering aku baca.

Sampai akhirnya kami berdua mengadakan pertemuan di sebuah hotel yang merupakan pertama kalinya bagiku masuk dalam penginapan ini. Dengan mesra pak Bagus menggandeng tanganku mungkin dia tahu kalau saat ini aku begitu gugup, apalagi aku tahu kalau akan ada kejadian yang belum pernah aku lakukan sebelumnya. Akupun mengapitkan tanganku pada lengan kekar pak Bagus.

Sesampainya di dalam kamar yang hanya ada satu tempat tidur dan sebuah meja rias itu. Dengan gugup aku duduk di samping tempat tidur dan dengan perlahan dia mendekat padaku sambil memegang tanganku lalu berkata ” Selin aku sayang kamu…. dan aku akan bertanggung jawab sama kamu…. ” Dan diapun melancarkan aksinya dengan mendaratkan ciuman lembut pada keningku.

Aku hanya terdiam dan dengan lebih berani lagi pak Bagus melepas bajuku sambil terus mencium bagian leherku. Sampai akhirnya tubuh kamipun bergumul di atas tempat tidur itu, aku begitu menikmati setiap sentuhan lembut pak Bagus mulai dari tangannya yang menggerayangi tubuhku sampai pada bibirnya yang menyentuh mesra bibirku akupun mendesah.

Dengan perlahan namun pasti pak Bagus kemudian memasukan kontolnya dalam memekku. Aku lihat dia mengalami kesulitan karena memekku yang masih sempit, namun dia tetap berusaha memasukkannya sampai akhirnya bles aku merasakan kontolnya menyelinap masuk dalam memekku. Aku memejamkan mata sambil menggigit bibirku karena kurasakan perih dalam bibir kemaluanku.

Sampai akhirnya diapun menggoyangnya pantatnya dengan perlahan, di situlah aku merasakan nikmat yang tidak terkira. Dengan memegang lengan pak Bagus aku mencoba menahan rasa nikmat ini agar tidak ada yang terlewatkan ” Ooouugggghh…. oooouuuggghh…. oooouuugggghhhh…. aaaaggggghhh…. aaaaaaggggghhh…. ” Desahnya membuatku semakin bergairah.

Layaknya dalam adegan cerita dewasa aku mencoba mengimbangi permainan sex pak Bagus ” OOouuugghh… pak… aaaaaggghh… teruys….pak… aaaagggghhh…. aaaaggghhh….. aaaaagghhh… ” Terlihat muka pak Bagus sudah berkeringat begitu juga dengan tubuhnya seperti orang yang habis berolah raga, kini tangaku semakin erat memegangnya.

Semakin cepat juga pak Bagus bergerak di atas tubuhku kemudian dia kembali mencium bibirku. Kamipoun saling melumat bibir dengan begitu fasih aku kulum bibir pak Bagus dan membuatnya mendesah juga ” OOouuggggghh…. Se.. li.. na… aaaaaggggghhh….. aaaaaaaggghhh… sa… yang…. aaaggghghh…… aaagghh… ” Semakin cepat pula dia bergerak naik turun.

Sampai akhirnya tubuhnya terlihat mengejang dan tidak berapa lama kemudian dia mengerang kurasakan memekku mendapatkan semburan lendir hangat dari dalam kontolnya ” Ooouugghh… Selin…. aaaghhhh… ” Aku peluk tubuhnya seperti dalam adegan cerita dewasa, aku begitu puas mendapatkan perlakuan seperti itu dan hal ini menjadi awal kami melakukan cerita dewasa.

Ngentot Kontol Supervisor Ganteng | ceritablue | 4.5