Kuluman Hangat Tante Lina

Kamis, Maret 3rd, 2016 - Koleksi Cerita, Tante Setengah Baya
cerita dewasa

Dari dulu aku memang suka ngentot dengan cewek seksi apalagi ada nilai plus padanya seperti wajah cantik atau toket gede. Dari sekian banyak cewek yang sudah aku ajak mesum, ada seorang wanita dewasa yang membuatku menjadi ketagihan untuk melakukan adegan cerita sex dengannya, bahkan sampai lupa untuk mengajak kencan pacarku sendiri karena intensnya mengadakan pertemuan dengan tante Lina namanya.

Cerita Tante Lina

Dia memanggilku dik Bagas karena umur kami memang terpaut jauh, aku masih berumur 23 tahun sedangkan tante Lina sudah berumur 37 tahun. Tapi aku begitu terpukau dengan gaya bicaranya dan juga sikap manjanya padaku, padahal awal perkenalan kami secara kebetulan saja kala itu aku sedang mengantar mama pergi ke rumah temannya dan di sana juga ada tante Lina.

Karena dia salah satu anggota arisan yang hampir tiap bulan perkumpulannya itu. Begitu juga dengan mamaku, dia memang suka mengikuti arisan dengan teman sosialitanya juga sedangkan papaku tidak terlalu perduli dengan aktifitas mama di luar rumah. Karena diapun sama-sama sibuk dengan pekerjaan kantornya sampai tidak mau mengurus urusan rumah seperti aku dan juga mama.

Sebagai anak tunggal dari orang tuaku, akupun menjadi sedikit brutal dan aku sering tidak pulang kerumah tapi keluyuran dan hampir setiap malam aku pergi ke tempat hiburan malam, karena tidak ada lagi kerjaanku selain hal itu, sebenarnya papa sudah menawarkan sebuah jabatan untukku di kantornya tapi dengan alasan belum siap aku menolak pekerjaan itu.

Akupun sering main atau menjalin hubungan dengan banyak gadis, baik itu yang sudah resmi menjadi pacarku atau hanya sebatas teman kencan saja. Karena banyak cewek yang berusaha mendekatiku tanpa aku harus susah-susah mendekati mereka, cukup dengan menatapnya saja sudah banyak yang langsung klepek-klepek denganku apalagi ketika mereka tahu kalau aku orang yang tajir.

Tapi dari sekian banyak gadis yang melakukan adegan seperti dalam cerita sex denganku, hanya satu orang wanita dewasa yang mampu meluluhkan hatiku. Dia adalah tante LIna, teman dari mamaku sendiri, entah apa hanya karena kuluman liarnya padaku atau karena memang aku suka padanya. Yang jelas aku begitu suka sama tante Lina dari awal aku melihatnya waktu itu.

Namun pertama kali kami melakukan adegan layaknya dalam cerita sex saat itu aku sedang mengantar pesanan tante Lina sama mama dan mama menyuruhku membawakannya. Sampai di sana aku langsung di suruh masuk oleh pembantu tante Lina, dan aku nyelonong saja bagai sudah biasa masuk kedalam rumahnya ternyata di ruang samping dekat kolam renangnya tante Lina sedang melakukan gerakan yoga.

Aku menunggunya sampai dia selesai melakukan hal itu, sebenarnya aku dapat langsung pergi dari tempat itu. Namun karena aku suka melihatnya melakukan gerakan itu aku masih saja aku terdiam sambil melihatnya dengan duduk di kursi dekat dengan kolam di sana. Hingga akhirnya tante Lina melihatku ketika dia membuka matanya karena dari tadi dia menutup matanya.

Akhirnya dia menghampiriku dengan masih menggunakan `pakaian yoga yang setengah terbuka itu, nampak tubuh tante Lina begitu mulusnya dan juga seksi. Dia mendekat dan berkata ” Bagas dari tadi ya… nungguin tante.. ” Sambil tersenyum aku menjawab ” Ah.. baru saja tante… ” Kemudian dia menyruhku duduk dan dia menemaniku sambil menyeka keringatnya dengan handuk kecil.

Hingga tante Lina masuk kedalam kamarnya namun sebelumnya dia menggodaku ” Bagas mau ikut tante Mandi… ” Katanya seraya mengerlingkan mata padaku ” Kalau di ajak Bagas mau tante.. ” Dia tersenyum dan kembali berkata ” Ya sudah ayo kalo gitu… ” Bagai kerbau di pegang hidungnya aku mengikuti langkah tante Lina masuk kedalam kamarnya.

sampai di dalam kami tidak lagi basa-basi dengan gerakan gemulainya tante Lina mendekat padaku, dan dia langsung membuka bajuku dengan tangannya yang begitu lihai dan dalam sekejap aku sudah langsung telanjang bulat di depannya. Nampak mata tante LIna terkesima melihat kontolku yang sudah mengacung kemudian dengan tangannya dia pegang kemudian dia elus dan mengocoknya dengan lembut.

Aku menengadahkan kepala sambil memejamkan mata karena begitu menikmati permainan tangan tante LIna ” Oouughh.. tante.. ooouuughhh… aaaaaghhh… aaaaaagghhhh… ”  Aku mendesah ketika tangannya mengelus kontolku yang semakin tegak berdirinya serta semakin mengacung pada posisi berdiri, kemudian dia agak berjongkok dengan menghadap ke kontolku.

Tanpa berpikir lagi tante Lina langsung meluamt habis kontolku, hingga dia kulum kontolku di dalam mulutnya. Aku kembali mendesah karena nikmatnya begitu terasa bahkan aku menggelinjang kala itu ” Ooouugghh… oooouuuuuggghgh… ooouuugghh… ooouugggghhhh… ” Semakin liar tante LIna memainkan kontolku pada mulutnya dan semakin menggelinjang aku menikmatinya.

Kemudian tante Lina menarik tanganku dan menyuruhku untuk telentang di atas tempat tidurnya. Saat itu juga dia melakukan adegan seperti dalam cerita sex, dengan menunggangi tubuhku tante Lina kemudian menggoyang pinggulnya dengan gerakan melambat awalnya namun lama kelmaan akhirnya dia cepat juga melakukan hal itu sedangkan aku memejamkan mata berusaha menikmatinya.

Dengan kedua tanganku aku pegang kedua pinggang tante LIna untuk membantunya melakukan gerakan naik turun dari atas tubuhku. Diapun mengerang karena nikmatnya goyangan pinggulnya ini ” Ooouugghh… aaaaaggghh…. uuuufffsss….. Bagas…. aaaaagghhh… tan.. te…. aaaagghhhhhh… ” Desah tante Lina saat itu dan aku terus membantunya dengan kedua tanganku.

Mungkin sudah merasa horni beberapa kali akhirnya tante Lina menyuruhku untuk menggantikannya melakukan posisi di atas tubuhnya. Saat itu juga aku menindih tubuhnya dan dengan goyangan pinggulku, tante Linapun mengimbangi permainanku dengan memutar-mutar pinggulnya dan aku menjadi semakin tidak dapat menahan rasa nikmat yang di hasilkan oleh goyangan ini.

Dengan mengerang semakin keras aku menggelinjang dan memegang erat pundak tante Lina, namun dia dengan lembut menaruh tanganku di teteknya, saat itu juga aku meremas tetek gedenya ” Ooouuuggggghhhh… aaaaaghhhh.. Ba…gas.. nggak.. tahan… tan.. te…. ooouuggghhhh…. ooouuugggghhhh… ” Bersamaan itu juga aku mendengar desahan kenikmatan tante Lina.

Bagai pemain dalam adegan cerita sex dia mengerang lebih keras dari desahanku ” Bagas.. tante.. udahan… sayang… ooouuuggggghhhhhhh… ooouuugghhhh… ” Saat itulah aku merasakan kalau juga akan mengeluarkan spermaku. Dan benar saja tidak lama kemudian tumpah sudah sperma kentalku memenuhi lubang memek tante Lina diapun merasa puas dengan permaianan sex kali ini.

Kuluman Hangat Tante Lina | ceritablue | 4.5