Gelora Nafsu Seoorang Gadis Panggilan

Selasa, Maret 29th, 2016 - Cerita 17 Tahun, Koleksi Cerita
cerita dewasa

Aku seorang gadis yang masih duduk di kelas satu SMA, Ledy namaku sebagai gadis yang masih seorang pelajar akupun ingin memiliki sesuatu yang sama dengan teman-temanku. Meskipun aku hanya seorang anak dari seorang pekerja serabutan, tapi aku ingin sekali seperti teman-teman sekolahku yang selalu memiliki barang mahal dan juga bagus di tambah terkadang mereka membawa kendaraan pribadi.

Sedangkan aku hanya bisa naik angkutan umu ke sekolah ini. Tapi aku memiliki wajah yang lumayan cantik dengan tubuh seksi dan kulit putih mulus bahkan banyak teman sekolahku yang mengira kalau aku anak dari keluarga berada dan aku pura-pura tersenyum tanpa menjawab hal yang sesungguhnya, karena terus terang aku tidak ingin teman-temanku tahu kalau aku anak dari keluarga kurang mampu.

Karena itu akhirnya akupun memilih menjadi pemain seperti dalam cerita dewasa. Aku mencari pria hidung belang yang ingin menikmati tubuh seorang anak ABG sepertiku. Dan tidak perlu waktu lama bagiku untuk mendapatkan pelanggan karena aku memiliki wajah cantik dan tubuhku begitu sintal tidak terlihat kalau aku masih kelas satu SMA mereka pikir aku sudah kelas tiga bahkan ada yang mengira aku sudah kuliah.

Nafsu ABG Bispak

Karena itu akau sering melakukan adegan seperti dalam cerita dewasa, dan untuk urusan keperluan serta kebutuhanku semua sudah terpenuhi tapi walau begitu aku tidak berani beli mobil karena takut ketahuan oleh kedua orang tuaku, paling tidak ada yang menjemputku atau aku memakai jasa taksi buat ke sekolah dan kini aku sudah memiliki seorang pacar yang merupakan anak kuliahan.

Dia tahu kalau aku masih remaja SMA tapi tentu saja dia tidak tahu tentang pekerjaan sampingan yang aku lakukan. Di depannya aku bersikap manja layaknya anak SMA lainnya, dan aku sering juga mengajak dia buat kumpul bareng teman SMAku dan untuk menjaga rahasiaku kalau aku seorang gadis panggilan, yang sering melayani nafsu para pria hidung belang.

Hingga akhirnya akupun mempunyai seorang laki-laki yang selalu memakai jasaku. Dia memang tidak begitu tua paling tidak saat ini dia berusia 32 tahun dengan wajah yang sangat aku suka dia mirip dengan pemain film ternama, dengan manja aku memanggilnya mas Boy. Mesipun sedang bersama dengan pacarku sekalipun aku langsung menemuinya dan pergi setelah memakai bermacam alasan pada pacarku.

Karena aku begitu suka pada mas BOy yang merupakan laki-laki pelanggan tetapku. Dia memperlakukan aku layaknya pacar dia sendiri dan aku paling suka ketika dia melakukan hal itu, apalagi ketika kami jalan bareng di sebuah mal banyak mata yang memandang ke arah kami, karena mas BOy begitu tampan dan serasi banget denganku yang memiliki wajah cantik dan tubuh seksi.

Seperti hari ini aku sedang berada di sebuah cafe dengan teman dan juga pacarku, tiba-tiba aku mendengar dering hpku dan ternyata mas BOy yang menelpon. Akupun pura-pura langsung bangun dan buru-buru mau pergi karena dalam ponselku tertulis nama ibu yang terlihat. Dan pacarkupun langsung memberikan aku izin untuk pergi dari sana secepatnya karena dia pikir itu ibuku.

Padahal hari itu aku langsung menuju kesebuah kamar hotel yang telah di pesan oleh mas Boy, sampai disana dia tidak lagi membuang waktu dengan penuh gairah dia peluk tubuhku sambil terus mencium wajahku ” Aku kangen cantik.. aaaggghh.. ayo.. sayang… aaaaaggggghhhh…. ” Katanya dengan desah nafas yang sudah di selimuti nafsu bahkan dia melepas pakaiannya sendiri.

Setelah tubuhnya sudah tidak lagi memakai pakaian diapun merebahkan tubuhku kemudian dia masukkan kontolnya dalam memekku ” Oouugghh.. pe.. lan… dong.. mas… aaaaagggghh… aaaaagggghh….. aaaaaggggghh… ” Diapun bergerak turun naik di atas tubuhku terasa hangat kontol itu di dalam memekku yang belum basah sedikitpun karena mas Boy tidak menggunakan cara foreplay.

Mungkin dia sudsah begitu kepingin untuk merasakan permainan sex, yang telah beberapakali kami pernah lakukan. Bagai pemain dalam cerita dewasa dia terus memutar dan menghentakan kontolnya dalam memekku ” Ooouuuggghh… oooooouuugggghhh…. aaaaaggggggggghhhhh… aaaagggghhh… nik..mat.. sayang… aaaaggghh… ” Katanya di atas tubuhku dan sesekali dialumat bibirku.

Aku hanya bisa mengimbangi permainannnya dari bawah tubuhku dengan cara memutar pantatku ” Yaaaacchhh… te..rus.. mas…. aaaagggghh… aaaaagggghhhh…. aaaaaaaggghhh…. aaaaaaagghhh… sa… yang… aaaagghh… ” Saat itu juga mas Boy semakin cepat menggerakan panbtatnya dari atas tubuhku dan semakin keras pula dia mengerang kala itu.

Dapat aku dengar kalau dia mengerang ” Aaaggghh…. aaaaaggghh… aaaaagghh… sa.. yang… aaagghhh… sini.. sayang… aaagghh… ” Terlihat tubuhnya sudah berkeringat bahkan semakin cepat pula dia menggoyang pantatnya, Dan akupun kelimpungan di buatnyaa karena dia semakin keras menghentakan kontolnya dalam memeku hingga akhirnya semakin dalam dia menekana kontolnya.

Perlahan akupun merasakan hal yang sama, terasa ada yang menjalar kenikmatan dalam diriku. Kamipun semakin merapatkan tubuh kami masing-masing karena begitu nikmatnya permainan sex kali ini. Aku peluk tubuh mas Boy yang sudah tidak lagi bertenaga seolah aku tidak mau dia melepas aku juga, tubuh kamipun sama-sama berkeringat tapi masih saling dekap dengan mesra.

Gelora Nafsu Seoorang Gadis Panggilan | ceritablue | 4.5