Cerita Sex Pemerkosaan Nafsu Membara

Sabtu, Januari 2nd, 2016 - Cerita Sex Selingkuh, Koleksi Cerita
cerita dewasa

Cerita sex terjebak pemerkosaan akhirnya nafsu menjadi cinta, kala itu aku sedang  menjalani liburan panjang kuliah untuk mengisi waktu luang itu aku mendaftarkan diri menjadi pengasuh bayi, dan aku meminta waktu kerja tidak lebih dari 3 bulan. dan aku tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan itu, karena memang aku mendaftarkan diri pada sebuah agen penyalur resmi dan sudah di kenal di daerahku.

Akhirnya aku mendapatkan majikan sebuah keluarga baru karena mereka masih mempunyai anak pertama yakni bayi yang akan aku asuh dan bayi itu baru berusia 2 minggu. Pertama bekerja aku dikenalkan dengan Papa bayi itu oleh agenku dan aku hanya melihat pembantu rumah tangganya saja sedang nyonya rumahnya tidak ada, sejak hari itu juga aku langsung bekerja walaupun latihanku minim namun sudah mempunyai dasar menyukai anak-anak. karena itu aku langsung mendekapnya dalam pelukanku.
Cerita Sex Pemerkosaan
Hingga malam menjelang ketika aku sudah tidur di kamar bayi itu  aku mendengar kegaduhan karena sudah malam-malam akupun mendengar apa yang menjadi pertengkaran mereka
“Ma..kamu jangan mabuk tiap malam dong..kamu tuh baru ngelahirin..”
“Emang kenapa kalau kamu nggak mau sama aku ceraikan saja aku..”
“Ingat…Ma…”
dan pertengkaran mereka semakin lama semakin keras hingga akhirnya aku mendengar kalau ada barang yang pecah. dan pecahlah tangis bayi yang aku jaga, akupun langsung menggendongnya dan mengasih susu formula yang sudah aku siapkan.

dan bukannya Mama bayi ini yang menengok ke kamar kami namun Papanya  Dia bilang
“maaf kamu harus dengar ini..”
“Nggak pa-pa Pak…namanya dalam rumah tangga
“Saya minta kamu jagain anak saya..karena Mamanya sudah tidak dapat…”  Pak Doni tidak dapat melanjutkan kata-katanya dia hanya memandang wajah bayinya
Seelah Bayinya tertidur diapun keluar lagi dan menuju kamarnya sedang aku kembali membaringkan bayi itu ke tempat tidurnya.

Pagi-pagi sekalai aku sudah bangun dan aku melihat kalau pembantu yang kemaren belum datang karena dia memang tidak menginap namun pulang setelah selesai pekerjaan sampai makan malam. Dan setelah agak terangan pagi diapun datang dan mengetahui aku membersihkan rumah dan dapur dia berkata kalu aku nggak usah banatuin dia lagi kalau tidak nyonya bisa marah katanya. Setelah sarapan Pak Doni berangkat ke kantor namun masih mencium bayinya terlebih dahulu, namun hingga pkl 10 pagi aku belum melihat Nyonya rumah ini karena dia sarapan di dalam kamarnya dilantai 2 sedang kami berada di lantai dasar rumah ini.

Sudah sebulan lebih aku berada di rumah ini dan hanya beberapa kali aku berpapasan sama Nyonya namaun dia begitu cuek malah kalau aku lihat dia tidak memandangku sekalipun, namun aku dapat mengerti kelakuannya hanya pergi dan pulang hingga larut malam bahkan kerjanya hanya baca buku cerita sex dan bertumpuka pula di kamarnya, aku melihatnya ketika membantu Mbok Mun membersihkan kamarnya namun disaat dia tidak ada di rumah karena Mbok Mun begitu takut sama Nyonya rumah ini.

Aku begitu menyayangi bayi ini dia begitu cantik dan mungilnya bagaimana bisa seorang ibu yang melahirkannya bisa tidak menyayanginya bahkan jarang menghampiri bayinya padahla aku yang bukan ibunya begitu sayang padanya, Seperti sore itu Pak Doni datang dari kantor dia langsung mebasuh tangannya dan menghampiri kami yang berada didalam kamar bayi itu
“kamu sudah capek ya..”
“Ah..nggak Pak..”
“Biar saya gendong sebentar dan kamu bisa rebahan sebbentar..”
Akupun mengikuti sara Pak Doni dia membawa bayinya kelantai 2 sedang aku rebahan di dalam kamar.

Hingga pada suatu malam aku yang menina bobokan bayi itu menggendongnya dalam pelukanku akhirnya dia tertidur dan saat itu juga datang Pak Doni menghampiriku saat dia mencum bayinya aku yang saat itu berada di sampingnya tiba-tiba di ciumnya juga aku tersentak dan tidak menyangka Pak Doni akan melakukan itu, pak doni kembali mencumbuku aku yang merasa geli menghindarinya namun Pak Doni mendorong tubuhku hinnga akupun terbaring di atas tempat tidurku.

Lalu dengan buasnya seperti dalam cerita sex Pak Doni menyosorku dengan nafsu yang sepertinya sudah memuncak
“Pak..jangan..pak…Bapak mabuk”
“Nggak sayang aku nggak mabuk..aku memang suka kamu..” Lalu dia pun kemali bergumul denganku, aku yang berada di bawahnya hanya bisa menerima lumatan bibirnya hingga akupun mendesah karena Pak Doni begitu memikatku di setiap harinya dan kini dia berada di atasku dan sedang bercinta denganku , bagai dapat mimipi indah akupun membalas setiap sentuhannya aku peluk dia dan menatapnya dengan penuh kemesraan dan saat itu pula Pak Doni semakin berani bagai dalam cerita sex dia hujamkan kontolnya padaku aku mengerang kenikmatan dan badanku meliuk-liuk menerima hantaman kontol Pak Doni aku mendesah
“Pak….A..yo…..”
“Kenapa sayang kamu sudah mau keluar…”
Akupun mengangguk dan dengan cepat Pak Doni menggoyangku dan kamipun sama-sama mereguk kenikmatan itu. Aku kira Pak Doni akan pergi setelah merasakan kepuasan dariku ternyata tidak dia bahkan memeluk tubuhku hingga akmi sampai ketiduran sampai pagi dan suara bayi mungil yang membangunkan aku sedang Pak Doni masih tidur namun ketika dia membuka matanya dia tersenyum melihatku menggendong bayi mungilya.

Dan sejak saat itu Pak Doni memperlakukan aku sebagai wanita yang di cintainya, dan dia berpesan padaku kalau nanti istrinya datang aku tidak boleh meninggalkannya karena dia akan meminta cerai pada istrinya yang telah meninggalkannya itu, dan ketika sudah 3 bulan aku harus meninggalkan rumah itu Pak doni mengizinkan dan dia mengambil baby siter baru sedang aku tetap menjadi kekasihnya bahkan kini dia sudah mengenal baik keluargaku.

Cerita Sex Pemerkosaan Nafsu Membara | ceritablue | 4.5