Cerita Dewasa Mesum Dengan Cewek Bispak

Rabu, Februari 10th, 2016 - Cerita 17 Tahun, Koleksi Cerita
cerita dewasa

Sebagai seorang pelajar SMA aku harus behati-hati jika harus melakukan adegan mesum dengan seorang gadis. kalau tidak maka Mamaku yang super cerewet akan memakiku habis-habisan, karena pernah juga di sini ada kasus yang seperti itu. Anak muda yang bawa cewek bispak di salah satu rumah kosong ketika ketahuan oleh salah satu warga rame jadinya.

Sudah lumrah sekarang anak muda membawa cewek bispak, begitupun aku. Meskipun baru berumur 18 tahun tapi aku sudah pernah melakukan cerita dewasa seperti cerita sex, pertama kali melakukan hal itu aku bersama seorang bispak kemudian bersama dengan pacarku sendiri, ketika aku duduk di kelas 2 atau satu tahun yang lalu. Di mana kemudian menjadi permainan yang sudah biasa bagiku.

Cerita Dewasa Bispak

Tapi ada kejadian mesumku yang tak dapat aku lupakan, dan hal itu akan aku ingat selamanya. Pada suatu hari aku sudah ada janji dengan salah satu cewek bispak yang masih seorang pelajar juga, Iren namanya. Tapi kami beda sekolah sebenarnya aku pernah jalan bareng dia, tapi hanya sebatas jalan-jalan saja hingga pada suatu hari kami janjian untuk kencan berikutnya.

Pertama mengenal Iren dari salah satu teman nongkrongku, saat itu kami taruhan kalau aku dapat mengajak keluar Iren. Aku akan dapat sebuah Hp, karena meskipun Iren bispak tapi dia tidak pernah mau di ajak main sama anak SMA juga. Dan beberapa kali sudah ada yang mencoba tapi tetap saja  Iren tidak menanggapi rayuan atau ajakan mereka padanya.

Ketika aku dapat mengajak keluar Iren saat itulah aku dapat sebuah HP baru, padahal saat itu nasib baik yang hanya memihak padaku. Karena ketika aku mendekati Iren dia sedang galau dan aku mengajaknya untuk jalan denganku, dengan mengajaknya jalan-jalan dia menjadi lebih ceria padahal aku tidak mengajaknya untuk melakukan cerita dewasa, cukup jalan-jalan saja.

Tapi aku melewati tempat tongkrongan teman-temanku seperti biasanya. Dan ketika mata mereka melihat aku membonceng Iren berarti sudah ada bukti kalau aku bisa ngajak jalan bareng dia, semua mata melihatku dan aku hanya tersenyum lebar. Bersama Iren aku mengajaknya ke salah satu pantai yang cukup jauh dari kotaku di sana aku memberikan perhatian lebih pada Iren.

Karena itu dia begitu baik padaku, karena di hadapannya aku tidak sama dengan anak muda lainnya yang  mengajaknya jalan hanya untuk melakukan cerita dewasa. Saat itu aku hanya memberikan perhatian dan duduk manis sambil mendengarkan curhatan hatinya, bahkan ketika Iren menangis aku langsung memberikan pundakku untuk dia gunakan sebagai tempatnya menangis.

Mungkin karena itu Iren menjadi sangat baik padaku. Kini dia sering mengajakku pulang bareng dari sekolahnya, meskipun beda sekolah tapi aku bisa menjemputnya dengan motorku. Dan ketika bertemu dengan teman-temanku aku bisa membusungkan dada dapat membawa Iren, salah satu idola mereka tapi tidak dapat mereka bawa. Karena Iren begitu cantik dan sangat manis.

Pada suatu malam aku mengantar Iren kerumahnya, saat itu dia menelponku dan memberi tahu kalau dia berada di depan hotel yang cukup ternama hingga aku dapat menjemputnya. Melihatku datang Iren langsung menghampiriku dan langsung naik pada motorku, akupun melaju dan segera pergi dari tempat itu. Selama dalam perjalanan dia memeluk tubuhku dari belakang.

Akhirnya kami sepekat menuju rumah kos Iren di sebuah kawasan tempat kos. Setibanya di sana sudah banyak yang mengenla Iren, mereka menunduk melihatku bersama Iren. Ternyata banyak orang yang masih menghormati Iren meskipun dia seorang gadis bispak. Setibanya di dalam kamarnya aku langsung duduk di lantai yang sudah beralas karpet itu sedangkan Iren berdiri sambil mengganti pakaiannya.

Tanpa malu dia berganti baju di depanku, begitu dia melepas bajunya dan tinggal Bh dengan Celana dalam. Saat itulah ada keberanian dari aku untuk memeluk tubuhnya, aku berdiri dan merengkuh tubuhnya. Iren hnya diam saja dan dia merangkul tanganku yang memeluknya dari belakang ketika aku mencium lehernya dia menggelinjang dan membalas ciumanku dengan menoleh kebelakang.

Kini tanganku sudah meremas teteknya yang begitu padat, diapun mendesah ” Aaagghh… uuuuugghhhh… aaaaggghh….. ooouuugghh… ” kemudian Iren menarik tubuhku untuk lebih leluasa melakukan cerita dewasa ini. Begitu tubuh kami sudah saling berhadapan saat itulah semakin dalam aku melumat dan memainkan lidahku di dalam mulutnya, yang tidak membiarkan aku hanya melumat saja.

sambil saling melumat bibir tangan iren membuka pakaianku dengan tangannya yang sudah begitu fasih membuka pakaian pria. Ketika tubuhku sudah telanjang begitu juga Iren akhirnya kamipun bergumul di sana. Dengan bermain lidah aku coba rangsang gairah Iren yang mungkin masih kecapekan karena baru keluar dari dalam hotel, sambil meremas-remas teteknya juga.

Akupun mendengar desah nafas Iren yang sudah memuncak kurasa, karena dia langsung naik ke atas tubuhku lalu memasukkan kontolku pada memeknya yang berada di atas tubuhku. Setelah di rasa cukup pas pada kontolku diapun menngoyang bagai penunggang kuda profesional, sambil terus bergoyang sesekali mengadah dan memejamkan matany rupanya dia begitu menikmati.

Sedangkan aku yang berada di bawah tubuhnya hanya bisa ” Ooouuugghh…. ooouuugghhh… aaaagghhh… Nggak.. kuat… Ren… ooouugghh.. ” Kataku dari bawah tubuhnya yang semakin gencar melakukan hentaakan pada kontolku, begitu aku meremas teteknya yang ikut bergoyang dengan berbarengan tubuhnya ketika menggoyang tubuhku. Sesekali aku pegang juga pantatnya.

Iren berpegang erat pada lenganku sambil terus bergoyang ” Oouugghh… ooouuggghhh… aaaagghhh… Nikmat… sa… yang… ooouugggghhh…..” katanya sambil menatap wajahku yang berada di bawah tubuhnya, dia tersenyum begitupun aku. Keringat sudah bercucuran dari tubuh kami masing-masing, terus aku remas lebihn keras juga teteknya dari bawah.

Tiba-tiba Iren melakukan gerakan yang membuatku tersentak, karena dia memutar memeknya dari atas tubuhku. Dan permainan ini baru pertama kali aku merasakannya, sungguh beda banget permainan Iren dengan yang lain ” Oouuggghhh… Iren… aku… nggak… kuat.. sa… yang… ooouuugggghhhhhh… oooouuugggggghhhhhh… ” Saat itu juga bibirku sudah aku gigit.

karena tidak dapat menahan rasa nikmat yang tiada terkira. Kemudian aku balik tubuh Iren hingga berada di atas tubuhku, sat itulah aku yang menggoyangnya dari atas dengan menancapkan kontolku dalam-dalam pada memeknya. Dan kembali aku cabut begitu seterusnya membuatku dan Iren sama-sama menikmati permainan bagai dalam cerita sex di dalam cerita dewasa.

Lama juga tubuhku menggoyang tubuh iren, hingga akhirnya aku meras kalau segera akan menumpahkan sesuatu dari dalam kontolku. Begitu aku mengejang dan lama menekan kontolku pada memeknya saat itu juga, aliran lendir yang penuh kenikmatan itu tumpah menjadi satu dalam lubang memek Iren yang terbuka lebar kala itu. Hingga ada sebagian yang tumpah.

Kemudian Iren memeluk tubuhku yang lemas di atas tubuh bugilnya. Akupun menciumi wajahnya berkali-kali, dan aku turun dari tubuhnya ketika aku sudah merasa ada tenaga untuk bangkit dari sana. kemudian aku memakai bajuku kembali begitupun dengan Iren, dia pakai baju kemudian keluar mungkin dia pergi ke kamar kecil untuk membersihkan tubuhnya yang penuh dengan semburan larva hangatku.

Cerita Dewasa Mesum Dengan Cewek Bispak | ceritablue | 4.5